Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Polling

Info teknologi tentang apa yang anda butuhkan
 

Publikasi BPTP Jateng



banner1
Banner3
MKRPL
banner2
Banner5
Banner4
PHSL IRRI

Kalender Kegiatan

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini165
mod_vvisit_counterMinggu Ini2484
mod_vvisit_counterBulan Ini12993
mod_vvisit_counterSemua997863

Pengunjung saat ini

Terdapat 14 Tamu online

Berita

Berita lainnya...

Link Terkait

Info Teknologi

Biokult dalam Pakan Penggemukan Domba

article thumbnail



Biokult merupakan sebutan untuk probiotik yang digunakan dalam pakan penggemukan domba dalam inovasi teknologi yang dikaji BPTP Jawa Tengah. Probiotik yang dimaksud di [ ... ]


Budidaya Kedelai di Hutan Jati

article thumbnail




Swasembada kedelai merupakan program pemerintah khususnya Kementerian Pertanian, bergayung sambut dengan sistem pengelolaan hutan yang diterapkan oleh Perum [ ... ]


Produk Olah Jambu Mete

article thumbnail



Jambu mete (Anacardium ocidentale L.) adalah komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, antara lain berfungsi sebagai tanaman penghijauan, hasil bijinya  [ ... ]


Budidaya Bawang Putih

article thumbnail


Bawang putih merupakan salah satu bumbu masakan paling popular digunakan. Selain itu bawang putih digunakan sebagai obat. Budidaya bawang putih yang baik dilakukan dengan  [ ... ]


Penggunaan Atap Plastik pada Praktek Pertanian

article thumbnail




Penggunaan atap plastik dengan plastik UV pada praktek budidaya tanaman, hortikultura, terutama pada musim penghujan (MH) utamanya dimaksudkan untuk mengura [ ... ]


Penetasan Telur Unggas

article thumbnail



Penetasan telur unggas khususnya itik dapat dilakukan dengan mesin tetas. Penetasan dengan mesin tetas mempunyai kelebihan, telur yang ditetaskan dapat berjumlah banya [ ... ]


Teknologi Lainnya ..


Display Teknologi BPTP Jawa Tengah dalam KABI HERBAL 2013 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Jumat, 08 November 2013 08:50

Gubernur Jateng, menerima plakat dari BPTP JatengPenjelasan Ka BPTPBPTP Jawa Tengah dalam partisipasinya di kegiatan Kabi Herbal III Jawa Tengah 2013 kali ini mengisi saung permanen “ joglo” bersama dengan Balitkabi (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi) untuk memperagakan inovasi Badan Litbang Pertanian dengan menampilkan berbagai macam materi diantaranya media informasi berupa leaflet, buku dan brosur, poster, realia kacang kedele dan kacang tanah dan berbagai macam empon-empon seperti, jahe, kunyit, kencur, temu mangga, temu lawak dan lainnya. Display tanaman juga sangat bervariasi, mulai tanaman sayuran, tanaman obat dan herbal, contohnya, kumis kucing, sambang darah, sambung nyawa, keladi tikus, brotowali, sirih jepang, sirih merah dan lain sebagainya. Tidak kalah penting juga tanaman kedele dan kacang tanah dengan berbagai varietas unggul. Kedele yang akhir-akhir ini mendapat perhatian ditampilkan pada area joglo BPTP Jawa Tengah ada 8 varietas, Dering I, Detam II, Dena I dan II, Argomulyo, Anjasmoro, Grobogan dan Gema. Sedangkan varietas kacang tanah adalah, Bison, Kelinci, Domba, Gajah, Beka I, Hypoma dan Talam. Sesaat sebelum Gubernur Jateng mengunjungi joglo BPTP Jateng, sempat dikunjungi beberapa SKPD dari wilayah Jateng, diantaranya Wabup Kendal, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Kendal, Batang, Sragen dan Grobogan. Kepala BPTP Jateng, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, MSi menjelaskan tentang display pada area joglo dan tupoksi BPTP dan Balai Penelitian Nasional kepada beliau-beliau. Gubernur Jateng (Bapak Ganjar Pranowo), sangat antusias dan bersemangat saat mengunjungi joglo BPTP Jawa Tengah. Beliau mengagumi display pemanfaatan lahan pekarangan (KRPL) sehingga terinspirasi untuk menyinkronkan program “Desa Mandiri” miliknya dengan kegiatan KRPL yang melibatkan ibu-ibu PKK untuk belajar dari BPTP. Karena menurut beliau, program KRPL selain dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga secara mandiri dan mengurangi pengeluaran, juga membuat halaman dirumah-rumah semakin indah. Di akhir kunjungan di joglo BPTP Jateng Gubernur dan Ibu sempat mencicipi wedang jahe secang dan menerima plakat serta buku 300 Inovasi Badan Litbang Pertanian.

LAST_UPDATED2
 
KABI HERBAL III Jawa Tengah 2013 PDF Cetak E-mail
Berita

Panen kacang hijauDisplay tanaman kacang tanah varietas unggul di Joglo BPTP Gelar Potensi Kabi dan Herbal, merupakan agenda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang pada tahun 2013 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga. Gelar Kabi dan Herbal yang diselenggarakan 6 – 7 November 2013 dipusatkan di BW Agro Center Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung.“Optimalisasi Tanaman Kacang-kacangan, Umbi-umbian dan Tanaman Obat Mendukung Kedaulatan Pangan” menjadi tema kegiatan Kabi Herbal III Jawa Tengah 2013. Rangkaian kegiatan pada Kabi Herbal III meliputi, hari pertama 6 Nopember 2013 : 1) Pameran produk unggulan Kabi Herbal se Provinsi Jawa Tengah, 2) Display lahan budidaya kacang-kacangan dan umbi-umbian, 3) Promosi produk olahan Kabi herbal dan 4) Lomba cerdas cermat SPMA/SMK Pertanian. Sedangkan hari kedua, 7 November 2013, 1) Lomba merangkai tanaman obat, 2) Lomba membuat jajanan pasar berbahan baku umbi-umbian dengan rasa jahe, 3) Gerakan mengkonsumsi jamu dan makanan berbahan baku Kabi dan 4) Temu wicara Gubernur Jawa Tengah dengan petani, pedagang dan pelaku utama Kabi Herbal. Lomba merangkai tanaman obat dan lomba membuat jajanan pasar dibuka oleh istri Gubernur Jateng, Ny. Siti Atiqoh Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah, melakukan panen kacang hijau dan pumpkin, kemudian kunjungan pada joglo BPTP Jateng dan stan pameran, dan Temu wicara. Pada kegiatan temu wicara dihadiri 300 orang yang terdiri dari unsur SKPD Propinsi dan Kabupaten/Kota seluruh jawa Tengah, DPRD, petani, pedagang dan pelaku industri herbal dan industri berbahan baku Kabi Herbal. Kepala BPTP Jawa Tengah (Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, MSi) dan Prof. Dr. Marwoto (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi) diundang untuk menghadiri acara tersebut. Gubernur Jateng (Bapak Ganjar Pranowo) dalam sambutannya, mengingatkan tentang besarnya potensi yang dimiliki Jawa Tengah dan mengajak rakyat Jateng untuk menuju daulat pangan serta berkomitmen memenuhi kebutuhan pangan nasional, karena Jawa Tengah mampu. ‘Daulat pangan adalah menentukan sendiri urusan pangan oleh kita sendiri’, demikian Gubernur menerangkan programnya. Selain itu, beliau menekankan akan perlunya pasar induk khusus komoditi pertanian, investor dan sistem informasi dibangun untuk kemajuan pertanian di Jateng. Petani menyampaikan beberapa kendala dan permasalahan yang mereka hadapi diantaranya, 1) Pelatihan pasca panen, 2) Jaminan harga, 3) pemasaran, 4) tenaga kerja, 5) bantuan modal dan alat, 6) penanganan penyakit dan hama serta 7) kelembagaan. Semua permasalahan ditampung dan dicari jalan keluarnya. Gubernur Jateng juga mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk mengkonsumsi pangan selain beras, menjunjung tinggi kearifan lokal dan kembali kepada pertanian organik. Pada akhir acara beliau menyerahkan hadiah pada pemenang lomba yang telah digelar pada kegiatan Kabi Herbal 2013.

LAST_UPDATED2
 
Pertanian Modern dan Teknologi Transplanter PDF Cetak E-mail
Berita

Mesin transplanter siap digunakanPersemaian untuk digunakan pada mesin transplanterTransplanter merupakan alat penanam bibit dengan jumlah, kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Dalam kegiatan penanaman bibit padi di lahan sawah dengan menggunakan mesin transplanter dapat bekerja lebih efektif dan efisien dengan 4 baris sekali tanam pada jarak tanam 30 cm. Jarak tanam dapat diatur dengan penyetelan (setting) pada kuku penanam (planting claw) dengan jarak tanam yang paling ideal 30 x 18 cm. Sebagai bagian dari penggunaan mesin transplanter adalah penyediaan bibit atau persemaian bibit yang sesuai dengan kebutuhan atau persyaratan mesin transplanter. Unit perbibitan padi harus bekerja secara terintegrasi mulai dari penyediaan tanah sebagai media tanam, pupuk, benih, pembuatan dapog, memasukan tanah ke dapog, penaburan benih, penutupan benih dengan tanah, dan perawatan persemaian sampai siapa untuk ditanam. Untuk menggunakan mesin transplanter ada beberapa persyaratan diantaranya,

Persyaratan bibit

  1. umur 15 – 20 hari setelah sebar,
  2. kepadatan 2– 3 bibit/cm2,
  3. tinggi 10 – 20 cm,
  4. akar putih saling berkait sehingga dapat digulung menyatu,
  5. pertumbuhan merata dan seragam, dan (6) ketebalan tanah 2 – 2,5 cm, 2.

Persyaratan lahan,

  1. lahan datar,
  2. diolah sempurna,
  3. kedalaman kurang dari 40 cm,
  4. ketinggian genangan 1 – 3 cm,
  5. untuk tanah lempungan perlu pengendapan sekitar 1 – 2 hari, dan
  6. untuk tanah pasiran tidak diperlukan pengedapan.
 
Semangat Swasembada Gula di Jawa Tengah PDF Cetak E-mail
Berita

Peninjauan Lokasi Bongkar Ratoon TebuPerwakilan Komisi IV DPR RI saat  menerima kenang-kenangan Pada hari ketiga, 30 Oktober 2013, Rombongan Komisi IV DPR RI menuju Purbalingga untuk berdialog dan meninjau petani penerima Bongkar Ratoon Tebu serta meninjau pabrik pupuk organik. Diawali dengan sambutan Wakil Bupati Purbalingga yang menginformasikan tentang sekilas potensi Kabupaten Purbalingga dalam memproduksi rambut palsu dan bulu mata yang sudah dipakai oleh artis kelas dunia. Produksi hasil karya masyarakat Purbalingga yang lain adalah kenalpot kendaraan bermotor. Knalpot ini dipakai oleh merk mobil ternama di dunia yaitu Mercy. Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga menginformasikan bahwa dana APBN yang disalurkan untuk petani bongka ratoon tebu adalah bantuan saprotan berupa 8 ton/ha, pupuk organik, dan pupuk NPK. Ketua Komisi IV, Gus Rommy juga menginformasikan bahwa Jawa Tengah akan mendapatkan tambahan 52 unit traktor untuk kelompok tani. Badan Litbang Pertanian juga berkontribusi membantu 12 ekor sapi dan pendampingan teknologi dalam program integrasi tebu-ternak. Hasil Integrasi dapat memberikan nilai tambah berupa pupuk organik, dan biogas. Harapan Ketua Komisi IV DPR RI terhadap program bongkat ratoon tebu dan integrasi tebu ternak di Kabupaten Purbalingga dapat menopang swasembada gula. Bongkar ratoon sendiri adalah membongkar tunggul-tunggul bekas tanaman keprasan diganti dengan bibit baru, dan peningkatan kualitas bibit dengan penggunaan varietas unggul baru, sehingga dapat meningkatkan rendemen. Namun demikian, masih terdapat permasalahan yang dihadapi petani penerima program bongka ratoon tebu, yaitu (i) masalah rendemen tebu. Tahun 2013 secara nasional rendemen tebu hanya 6,5 sehingga harganya rendah akibatnya petani mengalami kerugian; (ii) jarak antara tebang sampai ke penggilingan umumnya lebih dari 6 jam sehingga saat digiling tebu tidak dapat menghasilkan kristal; (iii) Dana bansos seharusnya diarahkan pada perbibitan tebu dan alat tebang seperti harvester yang dimodifikasi dengan bagus. Komisi IV DPR RI juga menyoroti tentang kebijakan yang bertentangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian tentang tebu. Kementerian Pertanian menginginkan swasembada gula sedangkan Kementerian Perindustrian menginginkan berdirinya pabrik ravinasi baru. Kemudian rombongan meninjau Balai Benih Permanan Kabupaten Banjarnegara yang menjadi persinggahan terakhir dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI tersebut. (WH)

 
Perhatian Komisi IV DPR RI pada Perikanan dan Sapi PDF Cetak E-mail
Berita

Rombongan Komisi IV meninjau ke kandang sapiSapi kunkerKunjungan hari kedua, 29 Oktober 2013 rombongan menuju Pelabuhan Cilacap, meninjau Pelabuhan PPS Cilacap sekaligus berdialog dengan penerima kapal Inka Mina 30 GT dan PUMP perikanan tangkap. Sambutan diawali dengan paparan tentang kinerja pelabuhan (sarana prasarana, lelang ikan, dan kinerja nelayan penerima bantuan kapal) yang disampaikan oleh Direktur Jendral Perikanan Tangkap. Harapan Ketua dan anggota Komisi IV terhadap program manfaat adalah (i) kapal yang diberikan kepada nelayan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan pendapatan nelayan; (ii) menghimbau kepada Dirjen Perikanan Tangkap sebagai penyalur bantuan untuk memberikannya sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan; (iii) Komisi IV juga berharap bahwa Kapal yang sudah diberikan kepada nelayan dapat dimanfaatkan oleh nelayan tanpa membebani dengan biaya tambahan yang cukup besar yang memberatkan para nelayan. Jadi program tersebut harus betul-betul memberikan manfaat kepada penerimanya. Dari Cilacap rombongan bergerak menuju Baturaden (Purwokerto) meninjau pembesaran sapi hasil pembibitan yang dikelola oleh Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Baturraden. Lokasinya terletak di Desa Cilongok, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, menempati lahan seluas 100 hektar. Lokasi tersebut merupakan center of excellent bagi petani/peternak, pengusaha, peneliti maupun akademisi. Rombongan komisi IV berharap bahwa fasilitas yang telah dibangun dengan dana APBN dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha maupun petani peternak sebagai pusat rujukan dalam mendapatkan bibit sapi unggul yang berkualitas. Kebutuhan bibit sapi unggul juga menjadi harapan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan daging sapi yang terus meningkat, sehingga Indonesia dapat mengurangi impor daging sapi yang akhir-akhir ini menjadi permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan daging di Indonesia. (WH)

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

SDM Profesional

Penyuluh Madya
Ir. Ekaningtyas Kushartanti, MP menyelesaikan S1 pada UNS Surakarta dengan jurusan Agronomi pada tahun 1983, S2 jurusan Penyuluhan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta (2001).

Artikel Singkat Terkini

Olahan Kedelai

article thumbnail




Kedelai adalah sumber protein nabati yang kaya manfaat. Berbagai cara memperoleh rasa yang berbeda dari kedelai adalah dengan mengolahnya menjadi beberapa m [ ... ]


Meramu Pakan Komplit dengan Mesin Pencacah Pakan

article thumbnail

Pakan komplit adalah pakan lengkap yang mampu memenuhi kebutuhan zat gizi ternak khususnya ruminansia (sapi, kerbau, kambing,domba) selama 24 jam. Pakan komplit tersebut dibuat dari campuran pakan hij [ ... ]


Other Articles
Joomla Templates by JoomlaVision.com