Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

DATA SATELIT PROVINSI JATENG

banner2
Banner3
MKRPL
banner1
PHSL IRRI
Banner4
Banner5

Kalender Kegiatan

<<  Oct 2014  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini55
mod_vvisit_counterMinggu Ini1428
mod_vvisit_counterBulan Ini55
mod_vvisit_counterSemua125850
KAJIAN PENGEMBANGAN PERBIBITAN KAMBING PDF Cetak E-mail
Oleh Budi Utomo...(et al)   
Senin, 13 Desember 2010 11:24
Budi Utomo, T. Herawati, D. Pramono, W. Dirdjopratono, B. Budiharto, Soepadi, J. Purmianto, F.L. Maryono, Ismi Musawati, Dan S. Prawirodigdo.

Penggunaan bibit unggul merupakan sarana yang harus tersedia dalam jumlah yang memadai serta mampu memberikan hasil maksimal sesuai dengan potensi pada lingkungan lahan kering. Pengembangan ternak di lahan kering akan berhasil dengan baik apabila didukung oleh teknologi yang tepat. Untuk mendukung pengembangan ternak di lahan kering kawasan desa miskin telah dilakukan kajian pengembangan perbibitan kambing di desa Ngrawoh kecamatan Kradenan kabupaten Blora. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan on farm clients oriented research (OFCOR) bekerjasama dengan kelompok tani “Bakal Dadi” sebagai kooperator dengan mengutamakan unsur partisipatif. Teknologi yang diintroduksikan meliputi perkandangan, pemberian pakan, kesehatan, dan pengaturan perkawinan. Jumlah kooperator 5 orang, masing-masing menerima 8 ekor betina dan 1 ekor jantan sehingga jumlah kambing keseluruhan 40 ekor betina dan 5 ekor jantan. Kambing jantan dan betina dipisah dalam kandang tersendiri setelah diketahui bunting. Pemberian pakan konsentrat dan hijauan sesuai dengan kebutuhan dan sistem perkawinan dengan cara kawin alam. Hasil kajian menunjukkan bahwa usaha ternak kambing telah dilakukan oleh kepala keluarga berikut segenap anggota keluarga. Keragaan ternaknya sebagai berikut, tingkat kebuntingan kambing 95 %, tingkat kelahiran induk kambing 86,84 %, dan jumlah anak 50 ekor. Rata-rata pengamatan biofisik (pertambahan bobot badan) 93,5 g/h untuk induk, pertambahan bobot badan untuk anak jantan dan betina yaitu 79,25 g/h dan 68,60 g/h. Konsumsi pakan ternak kambing induk rata-rata untuk konsentrat 0,74 kg/ek/h dan hijauan sebanyak 4,07 kg/ek/h.

Kata kunci: kambing, peternakan, perbibitan
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com