Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Publikasi BPTP Jateng



Banner3
Banner4
banner2
katam
banner1
MKRPL
PHSL IRRI

Kalender Kegiatan

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini297
mod_vvisit_counterMinggu Ini297
mod_vvisit_counterBulan Ini10806
mod_vvisit_counterSemua995675

Pengunjung saat ini

Terdapat 8 Tamu online
Dirjen PSP Kementan : Perlu Penyempurnaan RDKK Agar sesuai Dengan Realita Luas Areal dan Kebutuhan Pupuk di Lapangan PDF Cetak E-mail

Arahan Dirjen PSPSosialisasi hasil pengkajian pupuk Petroganik dan Phonska di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, telah dilaksanakan pada 14 Februari 2012 di Hotel The Sunan, Surakarta. Sosialisasi hasil kajian ini diikuti oleh kabupaten pelaksana kajian penerapan pupuk Petroganik dan pupuk Phonska yang terdiri dari Dinas Pertanian, Penyuluh dan Petani pelaksana, Direktur Komersial PT. Petrokimia, Kepala BPTP Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta, dan tim ahli dari Puslitbang Tanaman Pangan Prof. Suyamto. Hasil kajian merupakan hasil kerjasama pengkajian peneliti BPTP Jawa Tengah dan BPTP DI Yogyakarta dengan PT Petrokimia Gresik yang berhubungan dengan penerapan pupuk Phonska. Kajian di Jawa Tengah dilaksanakan di 28 Kabupaten/Kota dan di Yogyakarta dilaksanakan di 4 Kabupaten. Sosialisasi dibuka oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementrian Pertanian, Dr. Gatot Irianto yang menekankan bahwa penggunaan pupuk majemuk NPK sangat dianjurkan. Untuk mengantisipasi kekurangan pupuk diharapkan penyusunan RDK/ RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) agar dilakukan dengan sebaik – baiknya. Oleh karena itu agar pemahaman penyusuanan RDK/ RDKK lebih mengena sasaran dan semua pihak dinas teknis terkait supaya bersinergi dalam penyusunan RDKK tersebut. Beliau mengharapkan agar penyempurnaan RDKK sesuai dengan realita luas areal dan kebutuhan pupuk di lapangan.

Beberapa hal penting hasil sosialisasi antara lain,

  1. Pemupukan berimbang dan pemberian pupuk organik pada padi sawah merupakan salah satu komponen teknologi penting untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi pada program P2BN dan menjaga kelestarian kesuburan lahan;
  2. Penggunaan pupuk Petroganik dan Phonska berpengaruh pada performa tanaman padi, meningkatkan hasil dan efisiensi usahatani padi walaupun hasilnya masih sangat bervariasi;
  3. Hasil uji efektivitas/pengkajian pupuk Petroganik dan Phonska dan atau rekomendasi Permentan No. 40/2007 dapat dijadikan acuan untuk menyusun RDKK. Rekomendasi berdasarkan Permentan dapat dikonversi menggunakan pupuk NPK Phonska dan Petroganik; 
    Jenis Pupuk       
    Dosis  kg/ha
    Phonska 200                     250                        300
    Urea 185 -285            170-270                  150-250
    Petroganik ≥ 500                  ≥ 500                      ≥ 500

  4. Sosialisasi dan pelatihan penerapan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi berdasarkan Permentan, PUTS, PUTK masih sangat diperlukan terutama pada para petugas pertanian (PPL) di tingkat lapangan.
  5. Untuk mengimplementasikan rekomendasi pupuk berimbang, perlu digalakkan pentingnya pemikiran dan pembelajaran untuk mengurangi penggunaan pupuk tunggal terutama Urea dan meningkatkan penggunaan pupuk NPK majemuk (Phonska) dan pupuk organik.
 

Artikel Singkat Terkini

Aneka olahan Jambu Mete

article thumbnail




Jambu mete dapat diolah menjadi berbagai macam olahan seperti sirup, selai dan bahkan abon. Olahan ini berbahan baku daging buah yang biasanya tidak termanf [ ... ]


Hijauan Kaliandra Sebagai Pengganti Pakan Konsentrat

article thumbnail




Penggemukan sapi merupakan usaha mempercepat produksi daging, selain ditentukan oleh bibit bakalan yang akan digemukkan dipengaruhi pula oleh kualitas pakan [ ... ]


Other Articles
Joomla Templates by JoomlaVision.com