Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
alsin
Agritek
banner1
banner2
eproduk

SITE MAP

IAARD Forum/Online Library

USER ONLINE

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday71
mod_vvisit_counterAll109566
KAJIAN INOVASI PAKET TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN KELENGKENG YANG EFESIEN (2006) PDF Cetak E-mail
Yulianto, dkk








Kajian inovasi paket teknologi budidaya tanaman kelengkeng yang efisien. – Kajian dilaksanakan di desa Pagergunung, kecamatan Pringsurat, kabupaten Temanggung pada tahun 2006 dalam skala sistem usaha tani. Dalam kajian ini dilakukan beberapa kegiatan, yaitu: 1) Kajian inovasi teknologi perangsangan pembungaan tanaman kelengkeng umur produktif, 2) Pengembangan teknologi perbanyakan tanaman kelengkeng secara vegetatif, 3) Kajian inovasi teknologi pengendalian hama penggerek batang. Masing0masing kegiatan dilaksanakan dengan metode sebagai berikut: 1) Kajian inovasi teknologi perangsangan pembungaan tanaman kelengkeng umur produktif, ialah a) perundukan dahan, b) pemupukan hara mikro, c) perundukan dahan dan pemupukan hara mikro. Setiap perlakuan digunakan 20 tanaman produktif. Seluruh tanaman yang dikaji dirawat sesuai cara perawatan petani, terutama dalam hal pemberian pupuk kompos dan kimia sebagai pupuk dasar diseragamkan. Aplikasi pupuk tambahan yang mengandung hara mikro dilakukan 2 kali dengan interval waktu 20 hari. 2) Pengembangan teknologi perbanyakan tanaman kelengkeng secara vegetatif, dengan cara a) sambung pucuk dan b) sambung susuan. Sebagai batang bawah dibuat dari pesemaian biji kelengkeng unggul lokal yang telah beradaptasi baik di Temanggung. Sebagai batang atas di ambil dari varietas unggul lokal atau introduksi yang telah berbuah (produktif). 3) Kajian inovasi teknologi pengendalian hama penggerek batang, dilakukan a. Aplikasi insektisida sistemik (karbofuran melalui akar, b) Aplikasi insektisida sistemik (fipronil) melalui daun, c) Dengan karbofuran dan fipronil. Aplikasi insektisida melalui akar dilakukan dengan cara pemasangan pipa paralon 1 inci, panjang 1,2 m yang dimasukkan vertikal ke dalam tanah 1 m, di bawah kanopi tanaman. Setiap tanaman dipasang 2 – 4 pipa. Insektisida karbofuran dimasukkan ke dalam pipa sebanyak 0,5 kg per pipa. Setelah itu diberi air 1 liter per pipa. Aplikasi insektisida sistemik melalui daun dilakukan menggunakan insektisida fipronil dengan dosis 2 cc/l, 3-5 liter larutan/pohon. Aplikasi dilakukan 3 kali dengan interval waktu 2 minggu. Hasil kajian yang dicapai adalah: 1) Paket teknologi perangsangan pembungaan melalui pelengkungan dahan dan pemberian hara mikro telah merangsang pembungaan tanaman kelengkeng, sehingga kerapatan bunga dan buah per pohon meningkat. 2) Paket teknologi perbibitan kelengkeng secara vegetatif melalui sambung pucuk dan sambung susuan dikuasai secara baik oleh 5 kelompok penangkar bibit di dusun Pagergunung, Klumpit, dan Ngroto. Bibit-bibit hasil dari sambung pucuk dan sambung susuan yang laku dijual telah mendorong petani secara swakarsa melakukan pembibitan sendiri. Bibit unggul lokal hasil sambung pucuk laku dijual dengan harga Rp. 15.000,- per pohon dan bibit sambung susuan unggul lokal dengan unggul introduksi laku dijual Rp. 75.000,- per pohon. 3) Hama penggerek batang dapat dikendalikan secara efektif dengan insektisida sistemik karbofuran dan fipronil yang diaplikasikan melalui akar dan daun. Pohon kelengkeng terserang dapat dipulihkan dan berproduksi normal.










Kata Kunci: Inovasi, kelengkeng, pembungaan, perbibitan, penggerek batang
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com